Karya/FŪDO 009
Gunung Halla
Hallasan
Informasi dasar
| Nomor | FŪDO 009 |
|---|---|
| Judul | Gunung Halla한라산Hallasan |
| Tahun | 1987 |
Teks karya
Teks: Byun Joung Hoon
Seluruh bidang lukisan kuning.
Di atas, matahari seperti cincin bundar menggantung. Di bawahnya, punggung gunung
terbaring bertumpuk dalam beberapa garis hitam. Itulah Gunung Halla.
Tinggi puncaknya, dalam lembahnya, tidak ia lukis dengan rinci.
Di bawah bukit, sebuah rumah jerami merunduk rendah, dikelilingi dinding batu. Di
depannya berdiri seekor kuda dan sesosok manusia yang bungkuk.
Ia tidak menjelaskan Jeju. Ia hanya menggoreskan satu garis di tempat angin telah lewat.
Tanpa melukis seluruh gunung, gunung tetap berdiri utuh.
Tanpa melukis manusia dengan rinci, hari-hari yang telah ia tanggung tetap terlihat.
Kuda menundukkan kepala. Manusia membungkukkan punggung. Rumah jerami merendah
lagi, menerima angin.
Yang rendah saling menemani, masing-masing membungkuk dengan caranya sendiri.
Hanya gunung yang tidak membungkuk. Seribu tahun lalu ia di sana, hari ini pun di sana. Yang membungkuk hidup bersandar pada keheningan besarnya.
Di sini, pemandangan bukanlah latar di belakang manusia.
Ia adalah sikap hidup yang telah dijalani manusia.





