The Byun Shi-Ji Atlas WORKS · FŪDO · LANGUAGES
Skip to content
← Representative works · Original artwork page
BYUN SHI-JI · FŪDO 100

Karya terakhir

The Last Work

2013 · Jeju, late period

Byun Shi-Ji, The Last Work, 2013, Jeju Fūdo painting

Artwork text

Ia telah naik ke perahu.

Pergi menuju Ieodo.

Ke arah

yang tak seorang pun kembali.

Hal-hal yang seumur hidup

ia lukis,

ia kurangi satu demi satu.

Melepas angin.

Melepas gelombang.

Melepas bahkan

tanda tangannya.

Karena orang

yang akan menuliskan nama itu

sudah tidak ada di sana.

Di tempat

yang telah dikosongkan semuanya,

ia hanya meninggalkan

seekor kuda.

Dengan garis yang samar,

dengan tubuh

yang seakan hendak terurai,

kuda itu

tidak pergi.

Selama tuannya

menuju Ieodo,

ia tinggal

di tanah ini,

di ujung padang

rumput kering,

memandang punggung

yang menjauh itu.

Namun kuda itu

tidak menangis.

Mereka yang telah lama

berjalan bersama

tahu,

walau semakin jauh.

Bahwa ini

bukan perpisahan,

melainkan jalan

orang yang pergi lebih dulu.

Mengakhiri pengasingan,

meletakkan bahkan berkah,

ia pergi menuju Ieodo.

Tanpa tanda tangan.

Hanya meninggalkan

seekor kuda

di tanah ini.

Key context

Byun Shi-Ji adalah pelukis Korea modern dan kontemporer yang memandang Fūdo Jeju bukan sebagai latar, melainkan sebagai syarat keberadaan. Kesunyian, penantian, angin, dan warna rumput kering membentuk modernisme Korea yang glokal, berakar pada tempat sekaligus terbuka kepada dunia.

pelukisJejusenikesunyianFūdo (lingkungan dan iklim)penantianmodernismeglokalismepelukis Korea