Karya/FŪDO 039
Laut adalah air mata haenyeo
The Sea Is the Haenyeo’s Tears
Informasi dasar
| Nomor | FŪDO 039 |
|---|---|
| Judul | Laut adalah air mata haenyeo바다는 해녀의 눈물The Sea Is the Haenyeo’s Tears |
| Tahun | 1979 |
Teks karya
Teks: Byun Joung Hoon
Sekilas,
hanya bidang kuning kusam.
Segaris cakrawala,
beberapa garis hitam.
Namun bila dipandang lama,
ia berbeda.
Di tengah,
seorang haenyeo, penyelam perempuan Jeju,
bertelungkup berat.
Tubuh itu
perlahan-lahan menampakkan diri.
Jauh di kiri,
sebuah perahu kecil
tersangkut di cakrawala seperti titik.
Bila dilihat cepat,
ia tidak tampak.
Harus dipandang lama
barulah terlihat
apa yang telah ditumpahkan laut.
Warna yang pudar
bukan kekosongan.
Kesedihan yang belum sempat diucapkan
meresap di dalamnya.
Memandang lama
adalah menemukan tangis yang panjang
di dalam warna yang pudar.
Manusia pun demikian.
Dilihat sepintas, ia terlewat.
Harus dipandang lama
barulah tangis di dalamnya terlihat.
Teks karya dalam 34 bahasa
한국어Korean
EnglishEnglish
日本語Japanese
简体中文Simplified Chinese
繁體中文Traditional Chinese
DeutschGerman
FrançaisFrench
EspañolSpanish
ItalianoItalian
PortuguêsPortuguese
РусскийRussian
NederlandsDutch
ΕλληνικάGreek
PolskiPolish
ČeštinaCzech
MagyarHungarian
УкраїнськаUkrainian
SvenskaSwedish
NorskNorwegian
DanskDanish
SuomiFinnish
Tiếng ViệtVietnamese
Bahasa IndonesiaIndonesian
ไทยThai
МонголMongolian
TagalogFilipino
Bahasa MelayuMalay
हिन्दीHindi
বাংলাBengali
العربيةArabic
TürkçeTurkish
עבריתHebrew
فارسیPersian
KiswahiliSwahili





